Umat Paroki Katedral Terkasih,

Selamat berjumpa kembali lewat media informasi dan komunikasi umat Paroki Roh Kudus Katedral ini. Semoga perziarahan bersama Bunda Maria sepanjang Oktober lalu sungguh mendatangkan peneguhan iman bagi kita dan kiranya segala doa dan harapan yang dipanjatkan bersama dan melalui Bunda Maria dikabulkan Tuhan.

Sebagai orang beriman, tidak lelah-lelahnya saya mengajak kita untuk senantiasa bersyukur kepada Tuhan atas semua pengalaman hidup yang telah kita lewati baik pengalaman yang menyenangkan yang membuat kita penuh sukacita dan bertambah semangat, maupun juga pengalaman yang kurang baik yang dapat menjadikan kita lebih giat lagi berjuang dan tak hentinya berserah diri pada pertolonganNya.

Kepada Redaksi Nuntia, kembali saya menyampaikan apresiasi karena selalu setia hadir menyapa umat dengan kekhasannya sebagai media informasi iman dan komunikasi antar umat Paroki Katedral.

Edisi ini Nuntia mengusung tema seputar Kepemimpinan. Mungkin kita masih ingat bahwa edisi Februari 2018 lalu, tema kepemimpinan juga diangkat sebagai sajian utama Nuntia. Kala itu, Keuskupan Denpasar baru selesai melaksanakan Sinode IV. Dari amanat Sinode tersebut telah menetapkan program pastoral 2018 ini mengusung tema “Kepemimpinan Pastoral.”

Sebagai bagian dari Keluarga Besar Gereja Katolik Keuskupan Denpasar, Paroki Roh Kudus Katedral melalui Nuntia mengangkat tema tentang Kepemimpinan Pastoral itu dalam sajian utamanya. Bukan soal ikut-ikutan mengangkat tema yang sama, tetapi hal itu menjadi sangat relevan di mana Paroki Katedral ikut mengambil bagian dalam menyukseskan program Keuksupan Denpasar yang tentunya menyentuh seluruh umat termasuk umat Paroki Katedral.

Kali ini Nuntia kembali mengusung tema kepemimpin, tidak lain dilatari oleh dua peristiwa penting yang baru dilaksanakan di Paroki Katedral pada pertengahan Oktober lalu. Dua peristiwa itu adalah “Pelatihan Kepemimpinan Pastoral” bagi umat Paroki Katedral yang merupakan program unggulan Pusat Pastoral Keuskupan Denpasar sesuai amanat Sinode IV.

Beberapa hari kemudian, tepatnya pada misa hari Minggu Biasa ke 29, Sabtu sore, 20 Oktober 2018, sekitar 500 orang umat Paroki Katedral dilantik menjadi pemimpin (pengurus) Lingkungan dan KBG yang ada di paroki kita. Ini adalah peristiwa penting kedua.

Dari dua peristiwa itu, esensinya sama yakni kepemimpinan dalam Gereja. Sebagaimana sudah pernah saya tulis dalam Suara Gembala pada edisi Februari lalu, bahwa kepemimpinan dalam Gereja itu tidak lain menjalankan fungsi pelayanan. Pemimpin adalah Pelayan merupakan inti dari kepemimpian dalam Gereja. Oleh karena itu Pemimpin dalam Gereja bersifat “Pro Deo” atau untuk melayani Tuhan.

Semoga para pemimpin kita di Katedral, mulai dari KBG, Lingkungan, Kelompok Kategorial maupun di tingkat Paroki, senantiasa menggelorakan semangat melayani, semangat “Pro Deo”!

Doa dan Berkat

RD. Herman Yoseph Babey

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *